Cara Cerdas Terbebas dari Lilitan Hutang

Hutang merupakan masalah sosial ekonomi yang banyak dihadapi oleh setiap orang, dimana hutang tersebut terjadi karena adanya keinginan akan kepemilikan sesuatu yang mempunyai nilai dan prestisi, ketidakmampuan untuk memiliki secara tunai atau cash dari sesuatu yang bersifat primer maupun sekunder akan menimbulkan terjadinya hutang. Hutang inilah yang seharusnya dapat dikendalikan agar tidak mengganggu kualitas hidup anda, pada dasarnya hutang itu tidaklah ada salahanya asal anda bisa menggunakan sebagaimana peruntukanya (nilai manfaat).

Mungkin ada sebagian orang yang berpendapat, “Jika orang punya hutang, itu berarti hidupnya dinamis. dan jika orang tanpa hutang maka hidupnya statis alias diam ditempat” tidak bisa dipungkiri setiap orang pernah berhutang, namun haruslah dilihat kebutuhan dan kemampuan untuk melunasinya.

Berprilaku bijak dalam mengatasi masalah hutang sangat sangat diperlukan, karena dampak yang akan terjadi jika kita tidak bisa berprilaku bijak dalam masalah hutang ini bukan hanya mengurangi kualitas hidup anda tapi juga dapat menghancurkan masa depan hidup anda dan keluarga anda, beberapa dampak yang timbul sebagai akibat dari jeratan hutang adalah: beban mental; hidup tidak bisa berkembang; selalu pesimis dalam bertindak; hidup tidak tenang; hidup terasa tidak memiliki tujuan; hutang akan terus menumpuk; ekonomi terasa semakin sulit; buruk dalam mengelola ekonomi sendiri; kebiasaan berbohong;

Dalam hal ini tentu kita tidak bisa mengatakan jika utang adalah sebuah pilihan yang buruk, karena bisa jadi utang merupakan satu-satunya jalan yang tersedia. Jika Anda termasuk ke dalam golongan orang yang sedang terlilit utang dan ingin cepat mengatasinya, maka patut mencoba 10 cara cepat untuk terbebas dari utang. Bagaimana caranya ? Berikut 10 cara tepat untuk terbebas dari utang:

1. Prioritaskan Melunasi Utang dengan Bunga yang Tinggi Terlebih Dahulu

Utang dengan bunga yang sangat tinggi sudah pasti akan terasa mencekik Anda. Oleh karena itu, pastikan Anda terlebih dahulu melunasi utang dengan bunga yang tinggi terlebih dahulu. Hal ini butuh perjuangan ekstra dan bisa saja Anda harus fokus melakukan penghematan demi melunasi utang tersebut. Melunasi utang dengan bunga tinggi bukan berarti Anda harus mengabaikan utang yang lain. Jika ada dana yang masih cukup, segera lunasi juga utang yang lainnya.

2. Evaluasi Pemasukan dan Pengeluaran Anda

Setiap bulan cek sejumlah tagihan yang harus Anda bayar dengan penghasilan bulanan. Saat cek tagihan, perhatikan
pula secara rinci pengeluaran Anda dari hal yang besar hingga hal terkecil, seperti mulai dari biaya untuk makan di restoran, Belanja, Rekreasi, dan selanjutnya. Dengan cara ini mungkin Anda akan kaget jika melihat satu atau beberapa kebutuhan yang sebenarnya tidak terlalu penting, namun mendapatkan porsi biaya yang besar ketimbang yang lain. Jika Anda sudah menemukan kebutuhan yang memberatkan tersebut, segera lakukan evaluasi dan sebaiknya Anda menghapus kebutuhan tersebut dari anggaran bulanan di periode berikutnya.

3. Membuat Anggaran dan Mulai Melunasi Utang Anda

Setelah selesai melakukan evaluasi pemasukan, kini saatnya bagi Anda untuk mulai melunasi utang. Menghilangkan
kebutuhan yang tidak perlu tentu tidak akan membuat Anda merasakan kehilangan yang besar, karena memang kebutuhan tersebut bukanlah kebutuhan primer. Misalnya Anda tidak terlalu suka pergi ke restoran, namun ternyata pada bulan tersebut Anda mengeluarkan banyak biaya untuk makan di restoran bersama keluarga. Hal-hal seperti itulah yang wajib untuk Anda kurangi .

4. Berpikir Cerdas dalam Berbelanja

Selama Anda berada dalam misi untuk melunasi utang, maka Anda juga wajib untuk berpikir cerdas dalam membelanjakan uang. Sebagai contoh, ketika pergi ke kantor, Anda terbiasa untuk membeli makanan untuk sarapan dan makan siang dengan estimasi biaya sebesar Rp20.000 per hari. Untuk lebih menghemat uang, Anda sebenarnya bisa membawa makanan dari rumah pada saat akan pergi ke kantor. Jika di hitung setiap pekan, Anda bisa menghemat sebesar Rp100.000 dan setiap bulan akan menghasilkan uang sebesar Rp440.000, jumlah uang yang lumayan besar untuk melunasi utang bukan?

5. Mencari Pekerjaan Tambahan

Jika Anda merasa waktu dalam seminggu masih menyisakan banyak waktu luang untuk mendapatkan tambahan pekerjaan, maka hal tersebut juga bisa Anda maksimalkan. Jenis pekerjaan tambahan yang Anda incar juga harus disesuaikan dengan skill yang dimiliki, agar Anda tak memakan banyak waktu untuk mengerjakannya, mengingat Anda juga memiliki pekerjaan utama. Apabila Anda merasa kebingungan mencari pekerjaan, maka Anda bisa menjadi seorang online freelancer. Menjadi online freelancer bisa menjadi opsi yang baik juga bagi Anda, karena dengan menjadi freelancer Anda bisa bekerja dari rumah selagi bersantai bersama keluarga. Saat ini sudah ada beberapa situs freelancer di Indonesia yang sebaiknya Anda kunjungi apabila ingin mendapatkan pekerjaan tambahan.

6. Pastikan Pengeluaran Anda Lebih Sedikit Ketimbang Pemasukan

Ketika pengeluaran Anda lebih besar dari pendapatan, maka hampir bisa dipastikan Anda akan gagal dalam usaha lepas dari lilitan utang. Menurut beberapa teori perencanaan keuangan, total pengeluaran Anda untuk biaya rutin bulanan tidak boleh dari sepertiga penghasilan bulanan. Sisa dana yang 2/3 tersebut bisa Anda manfaatkan untuk tabungan, investasi, asuransi, dan juga persiapan dana darurat.

7. Jangan Menunda Pembayaran

Apabila dana Anda telah tersedia untuk melunasi utang, maka sebaiknya Anda segera melakukan pembayaran. Percaya atau tidak, menunda pembayaran bisa mengakibatkan hal yang fatal karena bisa saja Anda akan tergiur untuk menggunakannya pada hal lain. Mengingat uang tersebut sudah bukan termasuk pengeluaran Anda setiap bulannya. Jika dana sudah tersedia, maka anggaplah dana tersebut tidak pernah ada, sehingga Anda tidak akan berhasrat menggunakannya untuk kepentingan yang lain. Ingat juga, menunda pembayaran utang bisa menimbulkan denda.

8. Disiplin dalam  Melaksanakan Rencana

Pastikan ketika Anda sedang dalam proses pembayaran utang, Anda tidak melakukan utang lagi. Jika Anda melakukan hal ini, besar kemungkinan motivasi Anda untuk melunasinya akan jauh menurun. Apabila memang memiliki kebutuhan yang mendesak, sebaiknya Anda pertimbangkan kembali apakah akan berutang atau melakukan sedikit pengorbanan dengan mengurangi beberapa pengeluaran untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Jika memang kebutuhan tersebut bisa diatasi dengan sedikit berkorban, maka sebaiknya opsi tersebut yang Anda jadikan pilihan.

9. Jangan Memikirkannya Setiap Waktu

Memikirkan perjuangan Anda selama berusaha untuk melunasi utang memang sah-sah saja untuk dilakukan. Namun jangan memikirkan hal ini setiap waktu, karena hal tersebut tentu akan membuat Anda tertekan. Ingat, jika pada awal sudah Anda rencanakan dengan baik dan semua berjalan sesuai rencana, maka sebaiknya Anda tak usah terlalu memikirkannya lagi.

10. Meminta Dukungan Keluarga

Ajak keluarga Anda untuk melakukan penghematan dengan disertai janji akan memberikan hadiah bagi mereka ketika utang sudah lunas. Ketika Anda sudah tak lagi terlilit oleh utang dan kondisi keuangan sudah stabil, maka akan sangat mungkin untuk merealisasikan janji tersebut. Dengan begini, semua anggota keluarga Anda paling tidak akan mendukung langkah penghematan atau pemotongan anggaran.

Latihlah Diri Anda untuk Tidak Mudah Berutang

Hal lain yang lebih penting yang harus Anda lakukan setelah bebas dari utang adalah dengan melatih diri agar tidak mudah berutang. Mulailah mengelola keuangan dengan baik, dengan begitu akan menghindarkan Anda dari situasi “Besar Pasak Daripada Tiang”. Karena tanpa Anda sadari, utang akan menjadi beban tersendiri yang membuat diri menjadi tidak nyaman dalam menjalani hidup.

Share

Wirtoyo Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *