Panduan Memulai Bisnis Online Bagi Pemula

Mungkin anda sedang mencari-cari peluang usaha apa yang sekiranya bisa di kerjakan dari ruahh dengan menggunakan jaringan internet?. Bagaimana cara memulai bisnis online sebagai penghasilan tambahan dengan tanpa mengganggu pekerjaan utama anda. Atau mugkin anda sedang mempertimbangkan bagaimana bisa fokus untuk terjun total kejalur bisnis online sebagai sarana atau pencaharian utama anda.

Ok, anda bukanlah seorang diri dalam kebingungan-kebingungan yang menimbulkan dilematis keputusan pada diri anda, banyak orang diluar sana yang juga berpikiran sama dengan anda, mereka sedang melakukan hal serupa termasuk saya sendiri sampai saat ini masih terus berpikir bagaimana caranya mendapatkan income lebih dari jalur bisnis online.

Internet merupakan salah satu revolusi teknologi kehidupan yang menciptakan interkoneksi baik secara individu maupun organisasi yang keberadaanya merubah sistem kehidupan yang mencakup seluruh aspek baik sosial, ekonomi, dan budaya yang semua kendali utamanya saat ini ada pada keberadaan teknologi internet.

Saat ini ada dunia baru yang keberadaanya dirasakan oleh umat manusia, dunia baru itu adalah Virtual yang muncul akibat adanya Internet, dunia virtual tersebut sudah mampu membuat interaksi lintas batas yang mampu mendorong kita untuk menciptakan dan membangun apapun peradaban yang ingin kita ciptakan salah satunya adalah melakukan kegiatan bisnis dengan cepat yang dapat dijadikan sumber penghasilan utama.

90 % persen lebih keberadaan teknologi Internet itu digunakan untuk melakukan aktifitas bisnis yang profitable, namun masih sedikit orang-orang yang belum mengetahui bagaimana cara melakukan dan membangun bisnis berbasis Internet ini atau yang sering disebut bisnis online, Nah, disini saya ingin berbagi pengalaman tentang bagaimana mengawali usaha melalui internet, plus langkah-langkah yang diperlukan ketika memulai bisnis online, yakni hal-hal inti yang penting untuk dilakukan supaya usaha Anda bisa langsung dijalankan.

Mungkin anda masih termasuk pemula dalam hal ini, sebelum lebih jauh kita membahas pembahasan ini, sebaiknya kita mencoba terlebih dahulu apa sih bisnis onlien itu..?

Ketika anda searching di google mencari informasi dan berita tidak sedikit menemukan situs yang berisi penawaran produk, dengn spesifikasi dan detail yang dikemas dalam sales letter yang cukup menarik, yang tujuanya agar anda tertarik dan melakukan pembelian produknya, Nah aktifitas itersebut itulah bisnis online, karena mereka menawarkan produknya dengan memanfaatkan media internet, sebenarnya bisnis online itu sendiri memiliki arti yang sangat luas, namun intinya bisnis apapun yang dijalankan menggunakan media internet itulah Bisnis Online.

Bisnis online bisa menjadi transformasi dari exsiting bisnis anda(bisnis yang sudah ada) dari bisnis offline ke bisnis online, misalkan anda sudah memiliki toko makanan, toko mainan, toko baju dan lain-lain tinggal anda mempelajari bagaimana caranya beralih dari offline ke online

Bahwa setiap perubahan pasti tidak akan berjalan mulus pun demikian ketika anda dihadapkan pada pilihan untuk berpindah dari model bisnis yang lama ke model bisnis yang baru, keraguan pasti akan muncul dan pertanyaan-pertanyaan yang lazim ada ketika akan mengambil keputusan ini adalah:

  • Apakah bisa ya bisnis online ini saya jalankan?
  • Apakah Bisnis online ini cocok untuk saya?
  • Apa yang harus saya lakukan untuk bisa menjalankan bisnis online ini?
  • Berapa modal yang harus saya keluarkan untuk bisnis online saya?
  • dan berbagai macam pertanyaan-pertanyaan lain yang muncul?

Memang tidak ada ketentuan pasti tentang langkah-langkah apa yang benar yang harus dilakukan, walaupun demikin setidaknya ada 4 langkah bagi para pemula untuk menjalankan bisnis online ini yaitu:

  • Menentukan Tujuan Anda, yaitu Produk Apa yang akan anda jual
  • Membuat Website Toko Online / media online
  • Melakukan aktifitas Promosi/Pengenalan Produk yang anda jual
  • Tingkatkan Pengetahuan Dengan Belajar Tentang Bisnis Online

1. Produk apa yang akan anda jual?

Langkah awal adalah memutuskan produk apa yang akan anda jual, Pikirkan, apa kira-kira yang bisa anda tawarkan ke orang lain melalui media online.

Ini adalah beberapa tips cara menemukan produk yang akan dijual:

  1. Carilah kebutuhan apa yang dibutuhkan oleh masyarakat, carilah apa yang dibutuhkan oleh orang-orang di sekitar Anda.
  2. Berikan solusi terhadap apa yang dibutuhakn oleh masyarakat, Anda adalah pemberi solusi dari permasalahan orang-orang
  3. Tukar manfaat yang bisa Anda berikan, menjadi sebuah bentuk transaksi yang saling menguntungkan.

Banyak orang yang salah langkah pada tahapan ini. mereka hanya fokus pada produkya terlebih dahulu, tanpa memikirkan kebutuhan masyarakat. Sehingga pada akhirnya tidak mengetahui mereka menjual produk yang tidak dubutuhkan orang,  akibatnya bisa ditebak bisnisnyapun tumbang sebelum mencapai penjualan pertama.

Ketika anda mengalami masalah seperti ini saran yang saya berikan, alangkah baiknya anda melakukanlah riset produk, dan sebisa mungkin carilah produk-produk yang cepat laku dan repeat order. Artinya banyak yang membutuhkan atau ada pasarnya.

Untuk jenis produknya sendiri, dapat berupa produk fisik, jasa, maupun digital.

  • Contoh produk fisik, sabun herbal, obat herbal, jam tangan, smartphone, motor, mobil, makanan, pernak-pernik aksesoris, rumah dan bangunan, dan apa saja yang bisa Anda tangkap.
  • Contoh barang digital, bisa berupa ebook, produk-produk informasi, kursus online, software.
  • Contoh jasa, bisa dengan menyediakan jasa pembuatan website, jasa online marketing, rental mobil, agen tour & travel, agen umroh & haji, dan jasa-jasa yang lain.

Dari pengalaman yang saya rasakan, langkah pertama ini tergolong cukup berat dikarenakan kita harus menyusun konsep usaha, mencari ide, mencari supplier, dan bahkan mau nggak mau juga harus belajar ilmu bisnis. biasanya hambatan yang muncul pada fase ini adalah, kadang kita menginginkan segala sesuatu sempurna. Dan bsia ditebak, akhirnya malah nggak jalan-jalan.

Kalau saya boleh memberi masukan, untuk tahap awal ini Anda tidak usah terlalu detil dulu. Mulailah dengan menjual produk orang lain, bisa dengan konsep dropship, reseller, kemitraan dengan produsen, atau sebagai afiliasi produk suatu vendor (affiliate marketing). Contohnya: agen asuransi, agen perumahan & properti, agen travel, jual baju / produk fashion dengan konsep konsinyasi, jual ebook orang lain, jual aplikasi software suatu vendor, dll.

Sehingga pada tahap awal ini Anda tidak dibebani dengan biaya produksi yang besar dan kerugian pun bisa diminimalisir.

2. Membuat Toko Online/

Untuk tahap selanjutnya adalah membuat Toko Online/lapak online, membuat toko online yang paling sederhana adalah dengan membuat lapak online. Lapak online inilah yang akan kita jadian sebagai tempat kita jualan online atau promosi di media Internet

Langkah sederhana untuk berjualan onlinenya adalah:

  1. Menjual melalui situs social media, aplikasi social chat, dan situs marketplace terlebih dahulu. contohnya bisa lewat Facebook, Twitter, Instagram, BBM, LINE, Bukalapak, Tokopedia, OLX, EJUAL, dan lain-lain.
  2. Jika anda ingin lebih serius, Anda bisa mulai membuat website sendiri dengan menggunakan platform CMS yang free alias gratisan.

Pilih channel yang sekiranya Anda nyaman dan kuasai, syukur-syukur bisa pakai semuanya. Tetapi kalau belum bisa saraa saya minimal pelajari sosial media Facebook, Twitter, Instagram, dan BBM. 

Untuk membuat website sendiri, nantinya website ini akan kita jadikan sebagai lapak online atau workshop RESMI kita di dunia maya. Dengan memiliki website sendiri, ini bisa kita jadikan sebagai pusat tempat rujukan ketika kita hendak menyebar promosi online lewat social media, forum, marketplace, ataupun situs jualan lainnya.

Nantinya kalau kita memasang status di social media, forum, dll, akan terlihat lebih bagus dan profesional jika dibawah status terdapat link atau tautan ke website kita. Kadang hal ini juga bisa dijadikan parameter apakah seseorang itu serius dalam menjalani bisnis online atau tidak. Dengan memiliki website, biasanya orang lain akan menjadi lebih mantab ketika hendak bertransaksi dengan kita.

Dalam proses pembuatan website, Anda akan lebih banyak berkutat dengan hal-hal yang sifatnya teknis, seperti belajar menginstal aplikasi website, dan mungkin sedikit belajar bahasa pemrograman web. Namun tidak usah khawatir, jangan buru-buru bilang “saya gaptek”, “nggak ngerti teknologi”, “saya bukan anak kuliahan”, dan kata-kata sejenis lainnya.

Karena website yang akan kita buat adalah jenis website yang praktis, nggak pakai ribet. Istilah kerennya, tinggal “plug and play”… pasang lalu pakai. Lagipula, disinilah tantangannya dalam berbisnis online.

Apabila Anda masih bingung, saya sarankan anda mempelajari bagaimana cara membuat toko online silahkan anda cari tutorial pembelajaran toko online di youtube atau jika anda ingin lebih detail bagaimana membuat website toko online anda bisa membeli produk PLR saya silahkan klik disini 

Selanjutnya, kita akan membutuhkan nama domain dan hosting untuk membuat website.

Lalu apa itu domain? Dan apa itu hosting?

Diibaratkan sebuah toko konvensional dalam satu komplek pusat perbelanjaan toko tersebut haruslah memiliki nama agar mudah diicari, hanya saja jika toko konvensional bisa terjadi kemungkinan nama yang sama padahal berbeda pemilik dan produk yang dijualnya, berbeda dengan nama sebuat situs atau website nama domain itu pasti tidak sama, nah Domain ini adalah nama sebuah website atau situs, contoh: www.rakaflorist.com www.tokobungabandung.com www.petunjukbisnis.com

Dan jika dalam suatu komputer terdapat Hardisk dengan partisi dan folder-foldernya yang dibuat untuk menyimpan file-file dengan besar kapasitas masing-masing, Demikian dengan Hosting yang merupakan tempat menyimpan file-file dari website berupa gambar, video teks dan lain-lain, diibaratkan sebuah toko konvensional hosting ini sebagai lahan atau lokasi tempat toko berdiri, biasanya lahan dan lokasi toko besar kecilnya toko juga berpengaruh besar terhadap barang daganganya, semakin besar dan luas tokonya semakin banyak pula jenis barang daganganya.     

Tentang bagaimana cara membuat website nya, bisa dengan metode website gratisan dan website berbayar.

Seperti apa? Akan saya bahas singkat disini.

1. Website Berbayar

Membuat website berbayar akan terlihat lebih profesional dibandingkan dengan website gratisan, website berbayar disini yang dimaksud adalah membeli nama domain website sendiri tanpa ada subdomain yang melekat pada nama toko kita nantinya, jadi anda  harus menentukan terlebih dahulu nama domain yang akan anda gunakan pada toko online anda misal www.pesanbungabandung.com atau www.rakaflorist.com.

untuk membeli domain berbayar sendiri harganya cukup murah hanya Rp.120rb setahun sedangkan untuk membeli hostingnya harganya tergantung besar kapasitas yang dipilih, pada pembelian hosting ini ada dua jenis hosting yang bisa anda pilih yaitu;

  • Shared Hosting, Dari sisi popularitas, shared hosting ini adalah jenis hosting yang paling laris digunakan, bukan hanya di Indonesia tapi juga di dunia. Mengapa? Ya karena murah dan tetap layanannya sudah mencukupi kebutuhan pelanggan personal sampai bisnis level kecil sampai menengah, tergantung dari jenis website-nya. adalah layanan hosting bersama yang artinya jika anda membeli hosting ini maka file website anda akan ditempatkan bersama-sama dengan domain lain dalam satu server, dari sisi harga memang shared hosting lebih murah, akan tetapi dari segi keamanan dan kecepatan kurang rekomended.
  • Dedicated Hosting, Bisa dibilang ini adalah layanan web hosting yang paling diimpikan seorang webmaster. Bukan soal besar kapasitas storage-nya, kemampuan luar biasanya untuk meng-handle traffic super banyak, atau segala macam fitur premium di dalamnya, tapi lebih karena jika anda memiliki dedicated web hosting itu artinya anda punya hak dan kontrol penuh dengan server anda itu. Ini punya anda, meski sebenarnya berstatus sewa, karena semua kontrol ada pada anda, artinya anda juga harus punya kemampuan teknis mumpuni untuk mengelolanya. Pada umumnya tetap ada bantuan teknis jika bermasalah, tapi kembali lagi, anda penanggung jawab utamanya
  • VPS Web Hosting, Apa itu VPS? VPS adalah kependekan dari Virtual Private Server. Jadi dengan VPS web hosting ini anda selayaknya memiliki server sendiri sebagai tempat untuk hosting situs anda. Apa maksudnya ‘virtual’? Maksudnya adalah anda tetap berbagai resource server dengan pengguna lain dengan ditambahi kelebihan lain. VPS ini akan membuat partisi komputer server menjadi beberapa (anak) server tersendiri dengan pengaturan bandwidth, kapasitas storage, dan bahkan OS tersendiri.

    Dengan VPS web hosting ini anda akan memiliki kontrol lebih dalam hampir sama jika anda memakai dedicated server dengan biaya yang lebih ekonomis. Asik to? Dan lagi, biasanya, untuk layanan VPS ini, pihak penyedia sudah mulai memberi layanan ekstra. Jadi lebih diutamakan ketika misalnya terjadi masalah dengan situs anda, terutama dengan masalah keamanan.

 2. Cara membuat website dengan blog gratisan

Membuat website gratisan bisa anda buat dengan menggunakan platform blog atau CMS yang banyak disediakan oleh pengembang CMS masing-masing dan sepengetahuan saya, ada beberapa penyedia blog gratisan yang sudah cukup terkenal, diantaranya ada WordPress, Blogspot, Typepad, Posterous, Tumblr, dan masih banyak lagi.

Namun jika saya boleh menyarankan, pakailah WordPress atau Blogspot. Karena kedua penyedia blog tersebut sudah banyak dikenal oleh para pengguna internet di dunia, dan juga lebih mudah dikenal oleh mesin pencari seperti Google, Yahoo, dan Bing.

Contoh alamat website yang menggunakan fasilitas website gratisan, pola struktur penamaannya kurang lebih seperti ini:

WordPress = http://tokoku.wordpress.com
Blogspot = http://tokoku.blogspot.com
Tumblr = http://tokoku.tumblr.com

Jika diperhatikan pembuatan website gratis tersebut pasti menginduk domain utama dari layanan penyedia blog atau CMS, nama toko kita yang sebenarnya hanya subdomain dari website utama penyedia layanan blog tersebut. Meskipun menggunakan website gratisan kadang dianggap kurang profesional, tetapi cara ini masih cukup lumayan untuk tahap awal. dan ketika bisnis Anda sudah mulai berjalan, dan mulai ada pemasukan, Anda bisa mempertimbangkan untuk upgrade menggunakan domain dan hosting berbayar.

3. Promosian Website Toko Online 

Ok, sekarang konten website sudah ada, tahap selanjutnya adalah mempromosikan website toko online. Tujuannya adalah untuk mendapatkan kunjungan / trafik ke website kita. Anda bisa memulainya dengan memanfaatkan situs social media seperti Facebook, Twitter, Instagram, Pinterest, dan situs social media lain yang Anda paham.

Sepengetahian saya, ini murapakn cara tercepat untuk memviralkan informasi bisnis Anda. Apalagi jika Anda mempunyai jumlah teman / follower yang sudah cukup banyak, itu akan sangat membantu.

Kemudian, Anda juga bisa mulai memajang produk maupun jasa Anda di situs-situs forum seperti Kaskus, dan situs-situs Marketplace seperti Bukalapak, Toko Bagus (sekarang OLX.CO.ID), Tokopedia, dll.

Selain itu, untuk tingkat promosi yang lebih “Advance”, yakni melalui mesin pencari seperti Google, Yahoo, Bing dengan teknik SEO.

Ini memang lebih teknis, karena kita harus memahami cara optimasi situs supaya bisa menduduki halaman pertama dalam suatu mesin pencari, dengan kata kunci tertentu. Namun justru dengan memahami pola SEO ini, mindset bisnis dan pemasaran online kita akan lebih tajam.

Ohya, seperti yang tadi saya singgung di “Langkah Kedua – Membuat Website”. Website yang kita buat tadi akan kita jadikan sebagai pusat rujukan dari promosi online yang kita lakukan.

Maksudnya, setelah orang-orang mendapatkan informasi tentang produk / jasa Anda dari situs social media, forum, marketplace, maupun Google dan mesin pencari lainnya, tentunya mereka penasaran siapa sih yang jualan produk / jasa tersebut. Dan pada akhirnya mereka akan mengunjungi situs Anda untuk mendapatkan info lebih dalam tentang siapa Anda dan apa saja produk Anda.

Ini momentum!

Jangan sampai kita kehilangan prospek karena kita tidak punya “kantor online” disebabkan oleh kurang percayanya calon konsumen terhadap presensi online kita.

Apa itu?

Ya, website yang baru saja kita buat…

Jadi benar-benar manfaatkan momentum ini untuk memberikan respon yang meyakinkan.

Selanjutnya, bangun hubungan dengan para pengunjung, beri informasi yang mereka butuhkan.

Mungkin mereka tidak langsung beli produk Anda, namun ketika mereka mendapatkan informasi yang dibutuhkan, maka kepercayaan mereka akan tumbuh, sehingga kemungkinan mereka membeli produk pada Anda akan semakin besar.

Target utama dari pemanfaatan website kita, adalah terjadinya kontak pertama dengan calon konsumen.

Selanjutnya, itu terserah Anda. Mau pakai follow up by email kah, by phone kah, atau kunjungan langsung on the spot kah, silahkan.

3. Meningkatkan Kemampuan Pembelajaran Bisnis Online   

Belajar bisnis online alias bisnis di interent memang bukan hal yang gampang dan cepat. Kenapa tidak gampang? Karena berurusan dengan dunia teknologi informasi. Butuh waktu dan kesabaran dalam menjalankan bisnis online. Belajar bisnis yang dilakukan secara online yang merupakan kegiatan bisnis yang menggunakan media internet. Memang bila memulai bisnis tanpa membentuk sebuat tim alias bisnis secara mandiri butuh keuletan dan kemamupan dalam hal bisnis dan internet.

Anda yang ingin membangun bisnis lewat online alias lewat internet jangan hanya sekedar belajar teknik dan strategi bisnis. Tetapi anda juga harus belajar bagaimana mengoperasikan internet dan segala yang berkaitan dengan internet Pengalaman saya belajar bisnis di internet yang dilakukan sendirian memang bikin pusing. namun itulah perjuangan dalam membangun bisnis online. perkembangan teknologi internet sangat dinamis dan revolusioner untuk itulah Aktualisasika diri anda dengan terus belajar-dan belajar tentang hal-hal baru yang ada di dunia virtual ini niscaya anda tidak akan tersesat kerimbah belantara dunia maya.

Salam Sukses Online… 

 

Share

Wirtoyo Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *